24 Desember 2011

Ada Apa?

Ada apa ini?
Aku tertawa menertawai caraku tertawa.
Lalu aku diam sejenak, meresapi cara diamku.
Lalu haruskah aku mengomentari caraku berkomentar?
Semua rasa, tak tercicipi lidah hati.
Payau...

Ah..
Hanya puisi2 kelabu lagi..
Hanya kata2 biru lagi.
Tapi ada apa ini?
Aku tak mengerti makna dan bentuk.
Jiwaku tercecer dan tak mampu kupungut.

Sudahlah...
Biar saja galau itu lenyap ditelan angin.
Aku berbaring saja menunggu sadar pergi menghilang.
Lalu aku lenyap sejenak.
Aku damai sejenak.